Muncul Dugaan Ketidaksesuaian Teknis pada Proyek Jembatan Sumberame
Sorot Publik, GRESIK – Proyek pembangunan Jembatan Sumberame di Kabupaten Gresik yang dikerjakan oleh CV Artha Muat Abadi menjadi perhatian sejumlah pihak. Di lapangan, muncul dugaan adanya ketidaksesuaian teknis dalam pelaksanaan pekerjaan, yang dinilai perlu mendapat evaluasi dari instansi berwenang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, indikasi tersebut disebut sudah terlihat sejak tahap awal pemasangan komponen struktur bawah atau tobatem. Sejumlah pihak mencermati adanya kondisi penurunan atau ketidakstabilan ringan pada bagian tertentu dari konstruksi jembatan.
Selain itu, beberapa media dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) disebut telah berupaya meminta klarifikasi kepada pihak pelaksana proyek terkait temuan di lapangan. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi yang disampaikan oleh manajemen perusahaan pelaksana.
Saat dilakukan peninjauan lapangan, awak media menemukan adanya pergeseran tipis atau galaian pada struktur tertentu yang muncul secara berulang dengan jarak relatif seragam. Kondisi tersebut disebut tidak tercantum secara eksplisit dalam gambar perencanaan maupun dokumen rencana anggaran biaya (RAB) yang beredar.
Ketika dikonfirmasi, salah satu pekerja di lokasi proyek mengaku tidak mengetahui secara rinci pertimbangan teknis dari pekerjaan tersebut. Pekerja tersebut menyebut pelaksanaan dilakukan berdasarkan arahan atasan di lapangan.
Selain struktur, perhatian juga tertuju pada pekerjaan lapisan aspal di area jembatan. Secara visual, ketebalan aspal diduga tidak mencapai standar teknis yang umumnya berkisar sekitar 12 sentimeter, meskipun hal ini masih memerlukan pengujian teknis lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Masyarakat sekitar berharap agar instansi terkait, baik dari unsur pengawas teknis maupun aparat berwenang, dapat melakukan pengecekan menyeluruh terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Evaluasi diharapkan mencakup kesesuaian metode kerja, mutu material, serta kepatuhan terhadap spesifikasi teknis demi menjamin keamanan dan fungsi jembatan bagi pengguna.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak CV Artha Muat Abadi maupun instansi teknis terkait belum memberikan keterangan resmi. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi guna menjaga keberimbangan pemberitaan.(red)